Nah di artikel kali ini saya mau membahas mengenai pekerjaan yang sudah digeluti mulai dari zaman nabi, apa yah kira2?
yah berdagang, dan taukah anda bahwa berdagang adalah salah satu pekerjaan yang digeluti oleh sang rasul, beliau memulai belajar berdagang ketika berusia 12 tahun. Sang paman mengajak beliau ke Negeri Syam untuk ikut berdagang.
Mulai dari situlah jiwa bisnis rasul terasah sehingga menjadikan beliau pebisnis handal dan sukses. Namun ada beberapa hal yang perlu kita ketahui bahwa sebenarnya rasul punya kiat sukses dalam berdagang antara lain :
1. Bersikap jujur
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Tirmidzi, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya para pedagang (pengusaha) akan dibangkitkan pada hari kiamat sebagai para penjahat kecuali pedagang yang bertakwa kepada Allah, berbuat baik dan jujur.”
2. Menjual barang dagangan dengan kualitas bagus
Rasulullah tidak pernah menjual barang yang cacat karena akan merugikan pembeli. Karena itu, Rasulullah selalu menjaga kualitas barang dagangannya. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Ibn Majah, Uqbah bin Amir pernah mendengar Rasulullah berkata, “seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak halal bagi seorang muslim untuk menjual barang yang ada cacatnya kepada temannya, kecuali jika dia jelaskan. (HR. Ibn Majah).
3. Ambil keuntungan sewajarnya
Berbeda dari pedagang di era ini yang mengutamakan keuntungan dengan membandrol harga jauh diatas rata-rata, Rasulullah sebagai tauladan ummat memilih mengambil keuntungan sewajarnya (tidak dzalim) dan lebih berharap berkah Allah.
4. Tidak mudah putus asa
Dunia bisnis, ataupun perdagangan adalah wadah ketidakpastian. mengapa? karna dalam bisnis ada namanya pasang surut keutungan, tak selamanya bisnis dimulai ataupun dijalankan secara mulus tanpa kendala. Maka dari itu anda haruslah bersiap akan resiko yang akan datang mendatang.
Buat anda yang baru memulai bisnis, jangan langsung drop yah semangatnya ketika dagangan atau bisnis baru anda mulai atau sedang berjalan mengalami kesulitan. Karna rasulullah tak mudah putus asa ketika berbisnis yang menjadikan beliau sebagai seorang pebisnis handal.
“...Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah kaum yang kafir.” (QS. Yusuf: 87).
Saya harap artikel ini mudah dipahami pembaca dan memberi manfaat kepada kita semua, aamiin.
Assalamualaikum, Memasuki bulan ke 6 covid di sidimpuan, sadar ataupun tidak rasanya ada beberapa perubahan yang inovatif dalam berbagai kegiatan. Mulai dari kegiatan formal sampai informal. Liat saja pesta pernikahan sudah diatur sesuai protokol covid, yang mana acaranya dilengkapi antis, cuci tangan, dan masker. Begitupula kegiatan nongkrong yang identik dengan mudamudi, di cafe dll. Terlihat perubahan mulai dari sistem pemasaran hingga cara nongkrongnya. Saya rasa dibalik musibah ini, terdapat banyak makna serta manfaat. memunculkan sisi kreatif dan inovatif para pengusahan dan kaula muda. #kkldr_iainpadangsidimpuan #kkldriainpadangsidimpuan2020 #kkl_dr2020_iainpadangsidimpuan #sidimpuan #laffmobb #luarbiasa .
Asaalamualaikum, Kali ini dina bakal membahas mengenai beberapa yang sudah mengabaikan protokol covid. Terkait hal ini, saya sangat menyayangkan sikap dan perilaku abai tersebut. Sebab ketika kita abai pada kesehatan maka kita tidak hanya menyepelekan tenaga medis namun juga mengabaikan Tuhan. Kenapa? karna Allah jelas melarang hambanya menjerumuskan diri pada kebinasaan, hal ini terkandung pada firman Allah Qs. Al-baqarah 195 yang terjemahannya sebagai berikut : "Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." Nah buat anda yamg masih abai bahkan tergolong bodo amat terhadap covid 19, mohon untuk mempertimbangkannya kembali. Patuhi protokol pemerintah stay at home, pakai masker jika perlu keluar rumah, kurangi interaksi fisik dengan orang lain. mohon dukungannya anda guys, berikan komentar anda demi pengemba...
Kondisi ekonomi yang kian merosot di masa pandemic membuat masyarakat gelisah. Tak sedikit dari masyarakat yang beralih profesi demi meningkatkan perekonomian untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hadirnya cafe di daerah Kota Padangsidimpuan, dan menjadikan kopi menjadi menu utama. Hal ini terjadi karena kopi memiliki daya tarik tersendiri dikalangan muda-mudi maupun orang dewasa. Tim KKL Yuks Panyanggar berkunjung ke Tyyana Coffe di daerah Marancar, Tapanuli Selatan. Tyyana Coffe merupakan salah satu kebun yang membudidayakan kopi. "Kebun ini memiliki luas sekitar 10.000 meter persegi" ujar tya (anak pemilik kebun) Selain itu, tya juga mengatakan bahwa hampir seluruh kebun kopi di daerah Marancar memiliki jenis yang sama yaitu kopi arabika. Meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap kopi, menjadikan harga kopi tetap stabil meski ditengah pandemic seperti sekarang ini.
Mantappppppp
BalasHapusBaguss bgt
BalasHapusI have one book about trick to trade style Rasulullah saw.
BalasHapusGood
BalasHapusBagussss
BalasHapus